Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan menceritakan pelaku telah berada di Mapolres Medan beberapa menit sebelum ledakan terjadi. Pelaku sudah berkeliaran di luar Mapolrestabes Medan sekitar pukul 08.20 WIB.
Saat itu, menurut Tatan, terduga pelaku menggunakan sebo atau penutup wajah dan jaket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh anggota diminta tolong dibuka jaket, tas. Saat diperiksa tasnya hanya berisi buku. Kemudian sebonya dibuka dan sempat terjatuh dan kemudian diambil lagi. Digeledah tidak ada benda mencurigakan," ujar Tatan seperti yang disiarkan CNNIndonesia TV.
"Sempat berbaur dengan masyarakat yang ingin membuat SKCK," imbuh Tatan.
[Gambas:Video CNN]
Tak berselang lama, pelaku kemudian bergegas berjalan ke arah sejumlah anggota polisi yang baru saja selesai melakukan apel. Saat itulah bom meledak di halaman parkir.
Pelaku tewas di tempat. Sementara enam anggota polisi mengalami luka ringan akibat ledakan tersebut.
"Ada yang kena di tangan, di pipi. Sekarang dirawat di RS Brimob," ujar Tatan.
Tatan mengatakan serpihan bom mencapai sekitar 10 meter. Dia belum mau menyatakan jenis bom tersebut low explosive atau bukan. Sejauh ini tim masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.