Salah seorang warga Lila warga Sudirejo mengaku saat ledakan terjadi, ia tengah berada di ruang layanan SKCK. Ia ke sana untuk mengambil SKCK yang telah diurusnya untuk pendaftaran CPNS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bilang, bu keluar ada bom. Saya langsung refleks berlari. Saat itu saya lihat banyak paku berserakan. Saya sampai nangis karena takut," paparnya.
Menurutnya, saat itu juga tampak kepulan asap. Ia langsung berlari keluar dari gerbang SKCK.
"Saya lihat petugas masuk ke halaman. Saya benar-benar takut. Posisi kita semua saat itu panik," ungkapnya.
Sebelumnya, Polri menyebut enam orang terluka akibat ledakan di Mapolrestabes Medan. Seornag terduga pelaku dikabarkan meninggal di lokasi.