Penabrak GrabWheels Jadi Tersangka, Status Belum Ditahan

CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 17:45 WIB
Penabrak GrabWheels Jadi Tersangka, Status Belum Ditahan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar menyatakan polisi telah menetapkan penabrak remaja pengendara skuter listrik GrabWheels sebagai tersangka.

Sebelumnya, diberitakan seorang pengemudi mobil telah menabrak sejumlah pemakai skuter listrik di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (10/11).

Fahri mengatakan dari hasil pemeriksaan polisi diketahui pengemudi mobil berinisial DH dalam pengaruh minuman beralkohol.


"Dari hasil pemeriksaan urine, tidak dinyatakan positif narkoba. Tapi kalau dari hasil pemeriksaan alat tiup untuk mengetahui [kadar] alkohol, memang dia meminum alkohol, dipengaruhi alkohol," ujar Fahri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/11).

Kendati sudah dinyatakan sebagai tersangka, Fahri mengatakan DH belum ditahan. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada tersangka dan saksi dalam kasus ini.

"Kalau soal penahanan ini kewenangan penyidik. Tapi dalam arti kita sudah menetapkan sebagai tersangka. Hari ini juga kita tanyakan ulang, karena kita mau memperjelas pasca kejadian," tuturnya.

Atas perbuatannya, kata Fahri, DH sebagai pengemudi dijerat Pasal 310 junto Pasal 311 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Kronologi Tabrakan

Fahri menerangkan berdasarkan hasil pemeriksaan, kecelakaan itu terjadi ketika DH sedang berupaya menyalip mini bus di jalan raya depan Pintu 1 Gelora Bung Karno, Senayan.

Pada saat akan menyalip lewat jalur sebelah kiri, ternyata ada tiga pengendara skuter di jalur tersebut. Walhasil, DH pun menabrak tiga pengendara skuter tersebut kecepatan sekitar 40 sampai 50 kilometer per jam.

Insiden mengakibatkan dua orang tewas, dan satu lainnya luka-luka. Fahri mengatakan setelah menabrak, DH sempat turun dan melihat korban.

Namun, DH kembali masuk ke dalam mobil karena mengaku terkejut. Lalu satu penumpang lain dengan inisial L yang berada di dalam mobil meminta bantuan dari satpam sekitar.

"Penumpang satunya lagi atas inisial L itu sempat meminta bantuan dari satpam, akhirnya memberhentikan kendaraan yang lewat dan membawa korban ke rumah sakit," jelas Fahri.

Kecelakaan yang menewaskan dua pengendara GrabWheels ini juga diungkap kakak salah satu korban, yakni Alan Darmasaputra di akun Twitter.

[Gambas:Video CNN]
Kepada CNNIndonesia.com, Alan mengungkap adiknya Ammar tengah menggunakan GrabWheels di sekitar mal FX Sudirman.

"Adik saya beserta temannya beriringan jalan vertikal di kawasan tersebut [...] pada saat rombongan grabwheels belok ke kiri, tiba-tiba ada mobil melaju sangat kencang dan menabrak dari belakang rombongan adik saya," tuturnya saat dihubungi lewat akun Twitter miliknya. (fey/kid)