Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan penegasan sikap oposisi tersebut merupakan hasil Musyawarah Majelis Syuro PKS ke-8 yang digelar pada Selasa (12/11).
"Majelis Syuro mengesahkan keputusan Badan Pekerja Majelis Syuro. Jadi jelas bagi kita semua, maka PKS akan tetap berada di luar pemerintahan Pak Jokowi selama lima tahun ke depan," kata Sohibul dalam dalam Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Sohibul mengklaim partainya mendengarkan suara rakyat. Sohibul mengutip survei yang mencatat 72 persen orang Indonesia menghendaki PKS menjadi oposisi.
Meski begitu, ia meyakinkan kadernya untuk tak patah semangat meski tidak mendapat posisi di pemerintahan. Sohibul membesarkan kadernya dengan memasang target menjadi pemenang Pemilu 2024.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berujar akan ada pertemuan PKS dengan empat partai dalam waktu dekat. Meski begitu, Mardani enggan membeberkan nama partai-partai tersebut.
Rekonsiliasi Empat Partai
Mardani juga tak mengungkapkan agenda yang akan dibahas dalam pertemuan dengan empat partai itu.
"Ya akan ada dua partai yang akan datang ke kami lagi dan ada dua partai yang akan kami kunjungi," kata Mardani.
[Gambas:Video CNN]
"Jangan dulu dong, nanti enggak surprise. Insyaallah minggu depan kita ada partai lain yang mau (bertemu). Iya, iya (Rabu pekan depan)," tuturnya.
Sohibul berujar pertemuan dengan beberapa partai dilakukan guna rekonsiliasi. Menurutnya, PKS tetap akan melakukan rekonsiliasi meski berdiri sebagai oposisi pemerintah.
"Kita ingin mematahkan pendapat orang bahwa rekonsiliasi harus gabung dengan pemerintah, sementara kalau di luar itu tidak rekonsiliasi. Kita akan mematahkan itu, di luar pun kita bisa rekonsiliasi," ujarnya. (dhf/wis)