Beberapa dari belasan yang ditangkap tim densus itu diduga sebagai perakit bom.
"Hingga hari ini total yang kita amankan ada 18 orang. Di antaranya ada diringkus di Aceh 3 orang, Hamparan Perak 3 orang, Jermal 2 dan sejumlah titik lainnya," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, Sabtu (16/11) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tersangka diperiksa di Mako Brimob dan penahanannya dilakukan di Mapolda Sumut. Ini juga satu rangkaian dengan yang ditangkap di Aceh," sambungnya.
Agus mengatakan tiga tersangka tersebut--A, K, dan P-- merupakan rekan dari RMN. Mereka, sambungnya, diduga ikut merakit bom yang digunakan RMN meledakkan diri di Mapolrestabes Medan.
"Mereka merakit [bom] selama ini," ujar Agus.
"Ketiganya berupaya kabur dan menusuk anggota kita. Dua terduga terpaksa ditembak mati. Sementara satunya sempat kabur, tapi sudah diamankan petugas," papar Agus.
Akhirnya, sambung dia, petugas pun melakukan tindakan dengan menembak di bagian dada dan kaki. Jenazah dua terduga teroris itu lalu dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.
"Sedangkan satu tersangka berhasil diamankan dan kini dalam proses pemeriksaan," ungkap Agus.
Dalam rangkaian operasi penangkapan itu, tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polda Sumut juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Dari penggeledahan, tim Densus 88 berhasil mengamankan rangkaian bom yang dibuang di Sicanang, Belawan dan bahan-bahan peledak.
"Ada barang-barang yang kita amankan di antaranya senjata api, senjata tajam, rangkaian bom, bahan-bahan yang sudah siap diracik yang diamankan di salah satu lokasi," jelasnya.
[Gambas:Video CNN]
Diketahui, Rabu (13/11/2019) pagi pukul 08.45 WIB lalu, terjadi ledakan di Mapolrestabes Medan. Sebelum terjadi ledakan, seorang laki-laki terekam video pengawas (CCTV) menggunakan jaket pengemudi ojek daring, terlihat di halaman Mapolrestabes Medan. Ia mendekati para petugas polisi yang baru saja apel di Mapolrestabes Medan. Tidak lama kemudian, terjadi ledakan bom bunuh diri.
Pelaku bom bunuh diri itu kemudian diketahui identitasnya sebagai RMN, 24.
Bom Mapolrestabes Medan itu juga mengakibatkan 6 korban terluka: 4 polisi, 1 pegawai harian lepas (PHL) di lingkungan markas polisi tersebut, dan 1 warga sipil. (fnr/kid)