PPP Desak Sukmawati Minta Maaf pada Umat Islam

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 11:44 WIB
PPP Desak Sukmawati Minta Maaf pada Umat Islam Ketum PNI Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri mengaku tak membandingkan 'jasa' Sukarno dan Nabi Muhammad. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendesak politikus Sukmawati Soekarnoputri untuk menyampaikan penjelasan secara jernih serta meminta maaf kepada umat Islam terkait pernyataan yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi mengatakan bahwa permintaan maaf tersebut penting untuk menyejukkan keadaan setelah pernyataan yang dilontarkan Sukmawati tersebut viral dalam bentuk video di media sosial.

"Untuk menyejukkan keadaan, sebaiknya Sukmawati menjelaskan secara jernih dan meminta maaf kepada umat Islam," kata sosok yang akrab disapa Awiek itu lewat keterangan tertulisnya, Senin (18/11).


Dia pun menyatakan bahwa pernyataan Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno sangat melukai perasaan umat Islam.

Menurutnya, tidak sepatutnya Sukmawati menyampaikan hal tersebut karena berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama dan stabilitas sosial yang baru pulih pasca-Pilpres 2019.

Politikus PPP Achmad Baidowi (tengah) meminta Sukmawati meminta maaf.Politikus PPP Achmad Baidowi (tengah) meminta Sukmawati meminta maaf. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Awiek pun meminta aparat kepolisian agar bersikap profesional dalam menangani persoalan yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian ini.

Sebelumnya, Sukmawati mengklarifikasi pernyataannya yang menjadi kontroversi karena dianggap membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno.

Dia menyebut video yang tersebar di media sosial telah diedit, bukan sepenuhnya seperti yang dia sampaikan.

Dalam potongan video yang dimaksud, Sukmawati berkata, "Mana lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di Abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Ir. Sukarno untuk kemerdekaan?".

Video editan tersebut kemudian menjadi pemberitaan di sejumlah media yang menyebut Sukmawati membandingkan jasa Sukarno dan Nabi Muhammad SAW.

"Saya tidak membandingkan, dan tidak ada kata jasa," ucap Sukmawati, kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon pada Sabtu (16/11).

[Gambas:Video CNN]
Sukmawati menjelaskan video itu merekam momen ketika ia sedang berbicara di forum anak muda yang mengusung tema membangkitkan nasionalisme, menangkal radikalisme, dan memberantas terorisme.

Dalam ceramah itu, Sukmawati juga membahas soal perekrutan teroris. Sukmawati mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima, ada kelompok teroris melempar sejumlah pertanyaan saat proses perekrutan.

(mts/arh)