DPR Wacanakan Bentuk Panja Awasi Seleksi CPNS

CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 05:39 WIB
DPR Wacanakan Bentuk Panja Awasi Seleksi CPNS Ilustrasi seleksi CPNS. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi II DPR RI mempertimbangkan untuk membentuk panitia kerja (Panja) khusus yang terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam waktu dekat.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan pembentukan Panja itu dalam rangka mengawasi pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan menyelesaikan persoalan tenaga honorer di birokrasi pemerintah.

"Tadi ada usulan juga dari anggota untuk kita mau mendorong dibentuk Panja berkaitan ini. Mungkin judulnya Panja ASN ya, yang fungsinya mengawasi jalannya penerimaan seleksi CPNS, dan menyelesaikan masalah tenaga-tenaga eks honorer itu," kata Doli di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (18/11).


Lebih lanjut, Doli bercerita bahwa saat ini masih banyak permasalahan yang berkaitan dengan aparatur negara dan birokrasi di Indonesia. Salah satunya adalah terkait tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintahan di mana jumlahnya hampir ratusan ribu saat ini.
Menurutnya, kondisi itu sangat kontradiktif mengingat pemerintah kini justru membuka seleksi penerimaan CPNS ketimbang menyelesaikan persoalan itu terlebih dulu.

"Termasuk BKN mau menerima CPNS, ini agak kontradiktif, di satu sisi tenaga honorer banyak, tapi dibuka juga CPNS," kata dia.

Selain itu, Doli menilai Panja itu dibutuhkan agar proses seleksi penerimaan CPNS dapat diawasi dan tak bermasalah dikemudian hari. Sebab, ia menilai proses seleksi CPNS pasti mengundang kontradiksi dari tahun ke tahun lalu.
[Gambas:Video CNN]

"Supaya seleksi CPNS bisa berjalan baik dan tak ada yang kontradiktif yang mengikutinya," kata dia.

Doli menargetkan Panja ASN itu akan rampung dibentuk usai reses DPR yang akan dilakukan pada 12 Desember hingga awal Januari tahun 2020 mendatang.

Tak hanya Panja ASN, Doli mengatakan Komisi II berencana membuat Panja persiapan pemilu jelang Pilkada 2020 mendatang. (rzr/ain)