Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Negara, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan rencana Prabowo tersebut bukan terkait belajar penuh di luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagi pula kata dia, selama ini pun TNI memang memiliki program untuk mengirim perwiranya guna belajar di luar negeri.
Sebelumnya, Prabowo Subianto berencana mengirim taruna Indonesia belajar militer di Malaysia. Dia menyampaikan itu saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia dan bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia Mohammad Bin Sabu.
[Gambas:Video CNN]
Rencana Prabowo itu sempat dikritik Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PKS Abdul Kharis Almasyari. Menurutnya, tidak semua negara lain memiliki metode pendidikan yang lebih baik.
"Belum tentu [lebih baik], tergantung negara mana. Jangan mandang luar [negeri] pasti lebih baik dong," kata Kharis di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (18/11).