Yusminardi dibawa polisi untuk diperiksa lebih lanjut atas kasus dugaan kekerasan yang dia lakukan terhadap Wasidi, kakeknya sendiri.
Ulah Yusminardi menyiksa kakeknya berujung viral setelah direkam diam-diam oleh sepupunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Yusminardi rupanya menyisa Wasidi karena kesal bak mandi diisi ikan peliharaan bercampur pelet. Hal itu terungkap setelah kakek dan cucu itu menjalani pemeriksaan di Mapolsek Limbangan, Kendal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cucu saya marah karena ada makanan ikan di bak mandi, terus memukuli saya," ujar Wasidi.
Yusminardi tidak mengetahui aksi penganiayaan direkam oleh sepupunya. Video itu lalu dikirimkan ke orang tua Yusminardi namun justru tersebar dan menjadi viral.
Wasidi menyayangi Yusminardi yang sudah dia besarkan sejak kecil. Cucunya belakangan bekerja di Malaysia dan baru pulang kampung ke Kendal, sampai akhirnya peristiwa kekerasan itu terjadi.
[Gambas:Video CNN]
Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Nanung Nugraha mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Yusminardi dan berencana melakukan visum terhadap Wasidi.
Polisi untuk sementara menerapkan dugaan pelanggaran Pasal 44 UU No. 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga.
"Nanti untuk penanganannya kita kenakan KDRT dan penganiayaan tapi ini kan keluarga tetap ada alternatif kita proses melalui restorasi justice," kata Nanung. (cnn indonesia tv/gil)