Menurut Tjahjo tak ada unsur yang dilanggar atau bermasalah atas sikap Kejaksaan Agung tersebut.
"Saya setuju dengan Kejaksaan. Enggak ada masalah," kata Tjahjo di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira sah-sah saja. Mereka ingin yang sempurna kok, boleh aja, enggak ada masalah," tuturnya.
Mereka mengaku membatasi CPNS yang mendaftar. Alasannya, Kejaksaan Agung hanya ingin memiliki pegawai yang normal.
MPR turut angkat suara. Pimpinan MPR tidak ingin ada larangan yang terindikasi diskriminasi terhadap kalangan tertentu yang ingin mendaftar CPNS.
Terpenting, bagi pimpinan MPR, pendaftar CPNS tidak pernah melakukan pelanggaran hukum.
Lihat juga:Kejaksaan Agung Tolak Pelamar CPNS LGBT |
Tjahjo kemudian bicara soal situs penerimaan CPNS yang sering tak bisa dibuka di akhir masa pendaftaran. Dia mengaku tahu tentang itu dan akan selalu memperbaiki demi meminimalisir kendala.
"Ya pokoknya akan terus kami update, terus kami evaluasi, kadang-kadang faktor cuaca, faktor apapun lah itu secara prinsip sumber daya manusia dan sistemnya sudah bagus," kata dia.