Sebelumnya Komandan Kodim 1004/Kotabaru Letnan Kolonel Rony Fitriyanto menyebut 400 rumah terbakar dan 1.800 orang kehilangan tempat tinggal.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Wahyudin mengatakan, api berasal dari sebuah indekos. Api kemudian merembet menghanguskan bangunan yang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api berasal dari kos-kostan. Pasar tidak terbakar tapi dihancurkan untuk memblokir api dengan alat berat," kata Wahyudin melalui pesan singkat, Minggu (24/11).
Kebakaran besar di Pulau Sebuku itu dilaporkan melalap sebagian besar desa mulai Sabtu (23/11) malam hingga Minggu (24/11) dini hari. Api menghanguskan ratusan rumah di tiga Rukun Tetangga, yakni RT 01, 03 dan 04, seperti dilansir Antara.
Wahyudi menjelaskan pihak BPBD Kalsel sudah mendirikan dapur umum, tenda pengungsi, dan posko kesehatan bagi para korban.
[Gambas:Video CNN]
Menurut Wahyudi, lokasi pulau yang jauh dari pusat kota membuat pemadaman dan pembaruan data terhambat.
Pulau Sebuku terletak terpisah dari Pulau Laut yang jadi ibukota Kabupaten Kotabaru. Berada di sebelah timur Pulau Laut dan di sebelah barat Pulau Sulawesi, ibukota kecamatan Pulau Sebuku berada di Desa Sungai Bali yang jadi lokasi kebakaran.
Jarak yang di tempuh untuk menuju Pulau Sebuku dari Pulau Laut sekitar 1 jam perjalanan menggunakan speedboat mengarungi lautan lepas. (eks)