Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Ade Erlangga Masdiana berdalih Kemendikbud masih perlu menghimpun data dan melakukan pelbagai analisis. Sehingga nantinya kebijakan yang diterbitkan pun matang dan menyeluruh.
"Kalau sekarang kan masih dalam tahap pengkajian, penggodokan, dan perumusan kebijakan. Jadi belum bisa kami launching, [soal] kurikulum juga belum. Yang ada saja dulu," kata Ade kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unit-unit itu di antaranya meliputi bagian kurikulum, proses pembelajaran hingga infrastruktur sekolah.
"Kalau perubahan itu kan enggak bisa kayak orang membalikkan tangan ya. Itu harus bertahap dan komprehensif," sambung Ade lagi.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
"Saya sudah sampaikan semua ke Menteri Nadiem. Saya kan hanya tamu, lebih baik Menteri Nadiem yang bicara," kata Doni enggan merinci kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/11).
Sebelumnya, naskah pidato Nadiem saat peringatan Hari Guru Nasional viral di media sosial. Naskah dua halaman itu membeberkan sederet problem sistem pendidikan mulai dari guru, kurikulum hingga birokrasi.
Sementara Presiden Joko Widodo menginginkan Mendikbud Nadiem Makarim mengubah kurikulum dan tata cara belajar siswa. Jokowi ingin ada perubahan drastis dalam sistem pendidikan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (25/11).
[Gambas:Video CNN] (ika/pmg)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)