PKS Klaim Belum Dapat Undangan Reuni 212

CNN Indonesia | Selasa, 26/11/2019 21:33 WIB
PKS mengaku belum dapat undangan Reuni Akbar 212 dan belum berencana mengeluarkan sikap apapun terkait gelaran itu. Presiden PKS Sohibul Iman belum bersikap soal Reuni 212 karena belum dapat undangan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim belum memastikan ikut dalam aksi Reuni Akbar 212 di Monas pada 2 Desember 2019. Presiden PKS Sohibul Iman mengaku partainya belum mendapat undangan dari penyelenggara acara.

"Kami belum dapat undangan. Kami tahu hanya baru kabar-kabar," ujar dia, di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (26/11).

Sohibul menuturkan pihaknya belum akan bersikap apapun soal keikutsertaan dalam Reuni Akbar 212 selama belum ada undangan.


"Kalau ada undangannya kita akan diskusikan," katanya.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212 menyatakan bakal menggelar reuni akbar alumni 212 di Monas pada 2 Desember 2019. Ketum PA 212 Slamet Maarif menuturkan acara tersebut telah mengantongi izin dari Gubernur DKI Anies Baswedan.

[Gambas:Video CNN]
PA 212 mengklaim satu juta massa akan hadir dalam acara itu. Selain itu, reuni diadakan dalam rangka memperingati hari maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama.

Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia mengatakan Reuni Akbar Alumni 212 seharusnya tak perlu digelar.

Ketua Komisi Dakwah MUI Muhammad Cholil Nafis mengatakan tujuan utama gerakan 212 sudah selesai. Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah menjalani proses hukum kasus penodaan agama.

(jps/arh)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK