"Sebagai negara Islam terbesar di dunia, Indonesia selayaknya dapat menjadi tempat rujukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan Islam," ujar Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara Expert Meeting Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (26/11).
Ma'ruf menuturkan, untuk membuat Indonesia sebagai rujukan mempelajari peradaban Islam, dibutuhkan pusat penelitian dan ilmu pengetahuan yang berkualitas. Oleh karena itu, kata dia, pemerintah membangun UIII.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"UIII diharapkan berada di garda terdepan dalam kajian Islam secara umum dan menjadi kiblat dunia dalam bidang kajian Islam Indonesia," katanya.
Pembangunan yang direncanakan selesai dalam empat tahun ini memakan biaya sekitar Rp3,5 triliun. Tahap pertama, pemerintah disebut akan menganggarkan Rp700 miliar sehingga tahun depan kampus mulai beroperasi.
Presiden Joko Widodo sendiri telah menunjuk cendekiawan Komarudin Hidayat menjadi rektor UIII 2019-2024. Penunjukan Komarudin tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 37/M Tahun 2019.
[Gambas:Video CNN] (pris/asr)