Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Ade Erlangga Masdiana menuturkan perlu keseriusan dalam mengemban tanggung jawab guru. Ia mengingatkan tugas guru kelas bukan saja perkara mengeksplorasi karakter anak tapi juga dituntut mengembangkan potensi diri.
"Ini kaitannya dengan pengembangan karakter anak juga guru. Jadi kalau menjadi guru itu kan minatnya harus yang luar biasa. Bagaimana mereka harus stay di kelas, bagaimana mereka memerdekakan dirinya dan memerdekakan anak-anak. Membangun karakter," tutur Ade kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:DPR Minta Pengawasan Seleksi CPNS Diperketat |
"Jadi bukan karena alternatif tidak ada pekerjaan lain lalu mereka menjadi guru. Barangkali ini pula yang harus menjadi bahan evaluasi ke depan," Ade melanjutkan.
Evaluasi serupa, menurut dia, juga bisa dilakukan untuk meninjau tenaga-tenaga guru honorer. Mereka selama ini tetap bekerja dengan serius meski berpenghasilan rendah tiap bulan.
"Itu suatu hal yang luar biasa dan patut diapresiasi juga," sambung dia lagi.
Pada proses CPNS 2019, guru kelas jadi formasi kedua yang paling banyak diminati. Untuk tahun ini, formasi untuk guru kelas dibuka sebanyak 28.394.
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan menurut Pelaksana Tugas (Plt) dan Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono jumlah pendaftarnya untuk sementara ini sudah mencapai 213.318 akun hingga Selasa (26/11) siang.
"Peringkat kedua setelah penjaga tahanan pria. Tapi guru kelas itu dibagi ke beberapa instansi kabupaten dan kota ya, jadi tersebar ke seluruh Indonesia," terang paryono saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (26/11).
Ia menduga tingginya antusiasme ini juga terjadi pada proses CPNS periode sebelumnya. "Kemungkinan sama, karena memang rekrutmen saat ini dan tahun kemarin diprioritaskan untuk bidang pendidikan," sambung dia lagi.