"Ngapain? Apa urusanku sama Golkar? Kacau kamu," ujar Pratikno saat ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (29/11).
Pratikno menegaskan dirinya sama sekali tak berwenang terkait pemilihan ketum Golkar. Menurutnya, pihak yang berwenang untuk memilih ketum adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kubu bakal calon Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyebut tiga menteri Kabinet Indonesia Maju mencampuri urusan internal partainya.
Ketua MPR Bambang Soesatyo maju dalam pemilihan calon ketua umum Partai Golkar. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon) |
"Jadi, ada pembantu Presiden, saya enggak mau sebut nama, tapi ada tiga pembantu Presiden yang telepon [beberapa] DPD, Ketua DPD I, Ketua DPD II, dan kepala-kepala daerah untuk pilih Airlangga," kata Syamsul kepada wartawan saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar.
Salah satunya Syamsul menyebut nama Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Kendati demikian, dia tak menjelaskan bentuk campur tangan Pratikno secara rinci dalam pemilihan ketum Partai Golkar periode 2019-2024.
Sementara dua sosok menteri lainnya hanya disebutkan berlatar belakang kader Partai Golkar dan kader partai politik lain.
Ketua MPR Bambang Soesatyo maju dalam pemilihan calon ketua umum Partai Golkar. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)