"Ini hal serius. Si ibu terjebak di antrean saat berlaku sistem one way di Jalur Puncak Bogor, Sabtu. Itu peristiwa mengkhawatirkan di Jalur Puncak," ujarnya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu.
Polres Bogor mengevakuasi ibu hamil di Jalur Puncak Cisarua Bogor saat hendak melakukan persalinan pada Sabtu (30/11).
Kasatlantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri mengatakan, sekitar pukul 10.40 WIB warga Citeko Cisarua, Kabupaten Bogor, Kiki (35) hendak membawa istrinya, Dewi menggunakan mobil untuk menjalani proses persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli menyebutkan, meski sedang berlaku sistem satu arah ke atas, tapi atas dasar kemanusiaan anggota Satlantas melaksanakan diskresi membantu warga sehingga terpaksa menerobos dari arah yang berlawanan.
Lihat juga:Jalur Puncak Kembali ke Sistem Satu Arah |
Sekitar pukul 11.20 WIB, Kiki bersama Dewi tiba di RSUD Ciawi dengan pengawalan dan langsung menerima penanganan medis dari petugas medis.
[Gambas:Video CNN]
"Pembangunan Jalur Puncak Dua harus segera dilakukan. Jalur alternatif tersebut diperlukan untuk memecah kemacetan lalu lintas di kawasan Puncak yang kian parah, terutama pada akhir pekan," bebernya.
Ia mengaku sudah mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera merealisasikan jalur yang juga menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu.
Selain mempermudah akses masyarakat, pembangunan jalan yang ditaksir menelan biaya Rp1,2 triliun itu bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar karena jika dilihat berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut, tergolong masih minim. (antara/gil)