Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengklaim kondisi di Papua kemarin terbilang aman, kondusif, dan terkendali.
"Jadi di Papua tidak ada perayaan, tidak ada perayaan ulang tahun OPM. Kemarin sudah mendengar evaluasi dari Kapolda Papua [Irjen Polisi Paulus Waterpauw] situasinya kondusif," kata Argo di RS Polri, Senin (2/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Puluhan Warga Papua Ditangkap Jelang HUT OPM |
"Di sana kegiatan morning coffee dengan tokoh adat, tokoh masyarakat tokoh Papua, kemudian ada bakti sosial (baksos) memberikan layanan disana," ujar Argo.
Selain itu, polisi dan TNI juga memberikan fasilitas bagi masyarakat Papua untuk mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bagi umat Nasrani.
"Ada patroli bersama, juga ada parasut turun dari TNI dan menggunakan kostum sinterklas," tukasnya.
Pembangunan di Papua. CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
"Memang ada yang diamankan dan saat ini masih diperiksa penyidik di Mapolres Jayapura di Sentani," ujar Mackbon kepada Antara, Minggu (1/12).
Selain itu, Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel CPL Eko Daryanto menyebut sempat terjadi kontak tembak antara TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat (29/11). Insiden ini terjadi dua hari jelang HUT OPM.
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw juga mengatakan pihaknya mengerahkan 1.300 personel untuk mengamankan Jayapura jelang HUT OPM.
Setiap tahun OPM merayakan hari jadi pada 1 Desember. Sementara polisi mengklaim situasi keamanan di Papua kondusif dan terkendali hingga pukul 10.00 WIT.
Inspektur Jenderal Paulus mengatakan pihaknya memang tidak mengizinkan kegiatan masyarakat secara berkelompok dalam rangka memperingati HUT OPM.
Pembangunan di Papua. CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi