Golkar adalah salah satu partai utama pengusung Jokowi di Pilpres lalu, sehingga diminta tetap solid dan menjaga stabilitas pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin lima tahun ke depan.
Untuk itu, Firman juga mengusulkan agar Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, dipilih kembali secara aklamasi guna menghindari gonjang-ganjing internal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelebihan Airlangga Hartarto selama ini, menurut Firman, sudah mengenal dan mendampingi Jokowi sejak periode pertama pemerintahannya sebagai Menteri Perindustrian.
"Di sini poin soliditas Airlangga dengan Jokowi," ucap Firman.
Fiman menyebut soliditas Jokowi dan Airlangga ini harus dipahami dengan baik oleh internal jajaran Partai Golkar menjelang Munas Partai Golkar pada Selasa (3/12).
"Yang berbeda dalam memaknai Munas kali ini adalah untuk memilih pemimpin dan mencari kader yang terbaik, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang berat," ungkap Firman.