"Insyallah [akan maju], koalisi sendiri aja. Yang jelas kader itu punya hak untuk maju," kata Asman di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namanya demokrasi prosesnya harus siap. Pilkada aja siap, pileg yang kemarin keras aja kita siap, menghadapi masyarakat satu-satu. Belum lagi menghadapi masyarakat di daerah terpencil. Harus siap di politik ini," kata dia.
Selain itu, Asman tak ingin ambil pusing terkait isu kewajiban mendapat restu pendiri PAN Amien Rais. Ia menegaskan bahwa dukungan di PAN bersifat terbuka.
"Semua di PAN terbuka. Jadi tidak ada membedakan dari A si B. Dari kelompok A Kelompok B karena yang punya suara itu DPD. Masing-masing daerah jadi daerah itu bebas menentukan pilihannya ke mana," kata dia.
Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah mengirim sinyal akan maju kembali sebagai kandidat Ketua Umum PAN 2020-2025. Ia turut membeberkan empat nama yang berpotensi menjadi pesaingnya.
PAN saat ini berada di luar pemerintahan dan terakhir kali memiliki menteri saat Asman menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kabinet Kerja Jokowi-JK.
(rzr/arh)