"Apakah Pak Gubernur tahu bahwa ada warga Jakarta yang boro-boro berharap bisa menonton festival balapan mobil, untuk buang air besar saja mereka harus balapan karena jamban masih jadi rebutan?" kata Sekretaris Fraksi PSI Anthony Winza Probowo saat membacakan pandangan umum fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, di Jakarta, Rabu (4/12)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anthony juga mengkritik anggaran Formula E yang tidak tercantum dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) hingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Malah, kata Anthony, biaya Formula E jauh lebih besar dari anggaran Penyertaan Modal Daerah LRT yang merupakan Program Startegis Nasional.
Terakhir, PSI mengkritik Formula E yang akan mengalami kerugian finansial sebesar Rp296 miliar pada tahun pertama berdasarkan perhitungan PT Jakpro. Kemudian, total kerugian finansial selama 5 tahun diperkirakan Rp696 miliar.
"Tidak ada juga riset dan bukti empiris yang bisa dipertanggungjawabkan yang membuktikan korelasi even Formula E dengan meningkatnya penggunaan mobil listrik," tutup dia.
Diketahui, Anggaran Formula E diperkirakan tembus hingga Rp1,2 triliun. Anggaran ini berisikan pembayaran commitment fee, pembangunan infrastruktur hingga pembuatan pra event internasional.
(ctr/arh)