Keputusan itu diambil dalam Sidang Paripurna di Munas Partai Golkar yang diselenggarakan di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical sendiri merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar di era kepemimpinan periode pertama Airlangga. Pemimpin Bakrie Group ini juga sempat menjadi Ketua Umum Partai Golkar, dan anggota Dewan Penasehat DPP Partai Golkar.
Bambang Soesatyo mundur dari pencalonan sebagai Ketum Partai Golkar setelah mendapat masukan dari Luhut Pandjaitan dan Aburizal Bakrie. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra) |
Empat Formatur
Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Sidang Paripurna Aziz Syamsudin mengatakan pihaknya telah memilih empat orang kader Golkar untuk membantu Airlangga Hartarto selaku ketua formatur tunggal dalam menyusun kepengurusan DPP Golkar mendatang.
Keempat nama itu adalah Ahmad Doli Kurnia mewakili barat, Zainudin Amali mewakili wilayah tengah, Melki Laka Lena mewakili wilayah timur, serta Ilham Permana mewakili organisasi sayap Golkar.
Terkait susunan DPP, Azis membenarkan Munas X Partai Golkar mewacanakan pengadaan jabatan wakil ketua umum (waketum). Soal jumlahnya, kata dia, hal itu bergantung kepada Airlangga.
Hal tersebut tertuang dalam rancangan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, di mana pada Bab IX Pasal 12 yang mengatur tentang struktur dan kepengurusan disebutkan bahwa kepengurusan DPP Golkar mendatang bisa memiliki minimal dua orang waketum.
[Gambas:Video CNN]
Ketua Penyelenggara Munas X Golkar Melchias Marcus Mekeng membenarkan hal tersebut. Menurutnya, jabatan waketum bisa diadakan bila diperlukan oleh pengurus DPP Golkar mendatang.
"Kan ketua, ada ketua harian, jika diperlukan wakil-wakil ketua umum, minimal dua atau lebih, itu tergantung dari kebutuhan," kata Mekeng saat ditemui di sela-sela Munas X Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada Kamis (5/12).
(mts/arh)
Bambang Soesatyo mundur dari pencalonan sebagai Ketum Partai Golkar setelah mendapat masukan dari Luhut Pandjaitan dan Aburizal Bakrie. (