Hal ini diungkapkan Anies menyikapi instruksi Presiden Jokowi yang meminta percepatan integrasi transportasi Jabodetabek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untungnya kalau presiden pernah jadi gubernur pernah jadi wali kota, jadi ketika disampaikan ini masalahnya, tidak perlu penjelasan panjang lebar. Langsung seluruh recording-nya keluar," jelas dia.
Hasil dari HoA ialah pembentukan sebuah perusahaan joint venture yang nantinya mengelola transportasi bersama.
"Artinya jutaan penduduk Jakarta akan bisa berpindah dari satu moda ke moda lain secara leluasa secara mudah. Integrasi itu dalam aspek manajemen, dalam aspek rute dan dalam aspek ticketing," ungkap Anies.
[Gambas:Video CNN]
Adapun saham perusahaan ini akan dimiliki MRT sebesar 51 persen dan PT KAI sebesar 49 persen. Sejauh ini tercatat pengguna kendaraan umum berbasis kereta api sebesar 1,2 juta penduduk dan angkutan darat sebesar 980 ribu.
Belum ada nama khusus dari perusahaan ini. Namun, Anies memastikan pekerjaan keduanya akan dimulai bulan depan. "Namanya menyusul, tenggatnya satu bulan sudah bisa beroperasi," tutup dia. (ctr/wis)