Dana Parpol DKI Diusulkan Naik 100 Persen, Rp13 M Jadi Rp27 M

CNN Indonesia | Senin, 09/12/2019 17:42 WIB
Dana Parpol DKI Diusulkan Naik 100 Persen, Rp13 M Jadi Rp27 M DPRD DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan kenaikan anggaran dana partai politik dalam Rancangan APBD DKI 2020. Usul kenaikan ini mencapai lebih dari 100 persen, yakni dari Rp13 miliar menjadi Rp27 miliar.

Usul ini disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiono dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) RAPBD DKI 2020.

"Ada penambahan total Rp14 miliar karena terkait penambahan dana parpol, semula angkanya Rp2.400 per suara menjadi Rp5.000 per suara," kata Mujiono di dalam rapat Banggar DPRD DKI, Senin (9/12).


Dengan kenaikan anggaran untuk dana parpol menjadi Rp27 miliar ini maka berdampak pada kenaikan anggaran secara keseluruhan di Komisi A. Awalnya, anggaran yang diusulkan Komisi A sebesar Rp10,405 triliun.

"Semula yang kita usulkan dari Rp10,405 triliun menjadi sekitar Rp10,419 triliun setelah pembahasan ini dan kami bawa ke rapat besar ini," ujar dia.
Diketahui, Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2018 tentang Bantuan Keuangan Partai Politik mengamanatkan pemberian dana bantuan parpol. Sesuai dengan aturan itu pun, dana parpol bisa dinaikkan hingga 100 persen.

Adapun rapat banggar ini tidak dihadiri oleh pemegang anggaran yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Taufan Basri. CNNIndonesia.com mencoba menghubungi Taufan dengan pertanyaan kemungkinan kenaikan tersebut.

Namun ia hanya menjawab terkait kesanggupan DKI. "Jika keuangan bagus bisa (naik) lah," kata Taufan singkat kepada CNNIndonesia.com.

[Gambas:Video CNN]

Penambahan anggaran dana untuk parpol ini dilakukan di tengah-tengah DKI melakukan efisiensi anggaran. Semula anggaran DKI yang diajukan sekitar Rp95 triliun dan diefisiensikan menjadi Rp87,95 triliun.

Berikut perhitungan dana bantuan keuangan parpol yang bakal diterima dengan tarif awal Rp2.400 per suara secara manual.

PDI-P: 1.336.344 suara menjadi Rp3.207.225.600

Partai Gerindra: 935.793 suara menjadi Rp2.245.903.200

PKS: 917.005 suara menjadi Rp2.200.812.000

PSI: 404.508 suara menjadi Rp970.819.200

Partai Demokrat: 386.434 suara menjadi Rp927.441.600

PAN: 375.882 suara menjadi Rp902.116.800

Partai NasDem: 309.790 suara menjadi Rp743.496.000

PKB: 308.212 suara menjadi Rp739.790.400

Partai Golkar: 300.246 suara menjadi Rp720.590.400

PPP: 175.935 suara menjadi Rp422.244.000 (ctr/osc)


BACA JUGA