Hal ini dikatakan Anies saat menghadiri Human Rights Day bersama para warga korban gusuran dan aktivis perkotaan di Lapangan Kerapu, Jakarta Utara, Selasa (10/12).
Setelah menceritakan soal anggaran lem aibon, Anies menangkis polemik tersebut dengan penghargaan anti korupsi yang baru saja ia terima. Kata Anies penghargaan tersebut sebagai bentuk usaha nyata memastikan pemerintah Jakarta memang bersih tanpa penyelewengan anggaran, termasuk soal lem aibon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini kita bicara kenyataan bukan bicara pencitraan. Kan kita ini dipersepsikan macam-macam bagian kita bicara kenyataan," lanjut dia.
Lihat juga:Anies Peringati Hari HAM di Kampung Kumuh |
"Yang dihadapi di Jakarta itu secangkir air putih tapi ada banyak ramai-ramai yang bilang ini bir, ini teh, ini kopi padahal itu secangkir air putih. Alhamdulilah terbukti Jakarta kota berintegritas," tutup Anies.
Hari ini, Anies memenangkan penghargaan sebagai pemimpin yang berkomitmen untuk menegakkan zona intergritas. Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Pemeberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bagi daerah yang berkomitmen untuk menegakkan anti korupsi.
[Gambas:Video CNN] (ctr/osc)