Hal ini diungkapkan Anies menyusul sedikitnya masyarakat yang diterima bank dari segi pembiayaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minatnya banyak sekali melihat kenyataan peminat tidak diikuti dengan memiliki kemampuan persyaratan administratif sedemikian rupa karena skema perbankan yang banyak belum bisa diakses," jelas dia.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
"Kita sedang me-review peraturan yang menyangkut aplikasi untuk program DP nol rupiah ini. Kita menginginkan agar beberapa persyaratan-persyaratan teknisnya dilakukan revisi," jelas dia.
"Insyaallah kita lakukan modifikasi di dalam peraturannya sehingga memudahkan. Di sisi lain, perbankan dan Sarana Jaya juga aman secara manajemen," lanjut Anies.
"Kemudian ada 125 orang yang sudah akad KPR dan 85 sudah pindah menempati lokasi," beber dia.
Adapun kendala yang ditemui masyarakat di lapangan sehingga belum menempati unit ialah karena permasalahan zonasi sekolah dan bantuan khusus lainnya. Perpindahan rumah membuat orang tua memindahkan sekolah anaknya dan mengharuskan perubahan alamat bagi mereka yang mendapat bantuan khusus.
[Gambas:Video CNN]
"Tapi di situ kita intervensi bantu untuk kerjasama dengan Dinas Pendidikan bagaimana zonasi anak sekolah ini," tutup dia.
Diketahui hari ini Anies melakukan Peletakan batu pertama untuk proyek DP 0 Rupiah Tahap II. Adapun lokasi proyek tahap II terletak di Cilangkap dengan nama Nuansa Cilangkap, Jakarta Timur. Estimasi pengerjaan proyek ini ditargetkan selama 18 bulan dan akan ada 850 unit DP 0 Rupiah yang terbangun.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemprov DKI Jakarta Kelik Indriyanto menyebut banyak warga yang tak lolos persyaratan kredit untuk rumah DP nol Rupiah.
"Beberapa peminat hunian punya kredit lain elektronik, motor, ini mungkin bank checking enggak masuk lagi," jelas dia.
(ctr/arh)
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi