Dia bilang terserah Fachrul apakah mau melarang atau membolehkan penggunaan atribut natal. Haikal bahkan menyelipkan sajak singkat soal imbauan Fachrul tersebut.
"Jalani saja terserah Bapak Menteri. Suka-suka Bapak Menteri. Apalah kami yang tiada arti. Hanya pesakitan yang terus tersingkir. Silakan perbuat dan lakukan sesuka bapak yang menurut bapak baik," kata Haikal kepada CNNIndonesia.com lewat pesan singkat, Kamis (12/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Juru Kampanye Prabowo-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 itu menolak jika disebut intoleran karena hal tersebut. Menurutnya, toleransi tak bisa diartikan dengan menjalankan kepercayaan agama lain.
"Kalau setiap agama dengan cara menghormatinya ikut campur dalam kegiatan ibadah, ini bukan toleransi, ini mencampuradukkan agama," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Menag Fachrul Razi mengatakan jelang perayaan Natal selalu ada pihak yang melarang penggunaan atribut tertentu. Menurutnya, masalah ini sebenarnya kecil, tapi sering menghebohkan publik.
Oleh karena itu, Fachrul meminta masyarakat untuk melapor ke pihak berwajib jika menemukan pelarangan berlebihan jelang Natal. Fachrul bilang biar aparat yang punya kewenangan menengahi hal tersebut.
"Saya garis bawahi, kalau melihat ada yang merasa melihat berlebihan dia enggak main hakim sendiri, dia melapor ke instansi yang berwenang. Itu bisa polres, polsek, camat sama-sama mendatangi mal lihat yang mana yang berlebihan," ucap Fachrul, Rabu (11/12) lalu.