Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) menyebut bahwa saat ini PPP telah melebur menjadi satu kepengurusan.
"Yang memang bener-bener kader PPP itu tidak ada masalah, sudah melebur dalam satu kepengurusan," kata Awiek di Hotel Grand Sahid, Minggu (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persoalan ada yang mengaku sebagai ketua umum itu biasa saja. Zaman dulu saja ada yang mengaku nabi palsu. Nabi saja ada yang ngaku palsu, apalagi ketua umum," ujar Awiek.
Lebih lanjut, Awiek menegaskan bahwa pihaknya juga tak bakal menggelar Muktamar Islah dengan PPP pimpinan Humphrey. Pasalnya, menurut Awiek tak ada istilah Muktamar Islah.
Lihat juga:Menko Polhukam Mahfud MD Minta PPP Islah |
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (Ketum PPP) hasil Muktamar Jakarta Humphrey Djemat berharap rencana islah dua kubu PPP dapat benar-benar terjadi. Menurutnya, islah di tubuh PPP diperlukan agar bisa bertahan dan kuat dalam menghadapi Pemilu 2024.
"Islah yang bermartabat dan juga islah yang menyatukan PPP menjadi kuat, bukan islah-islahan. Itu harus kita bedakan," kata Humphrey di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12).
PPP pimpinan Humphrey sendiri menggelar telah Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V untuk membahas penyatuan PPP kubunya dengan PPP pimpinan Suharso pada Sabtu (30/11).
Diketahui PPP mengalami perpecahan sejak 2014 silam, ketika KPK menetapkan Ketua Umum PPP saat itu, Suryadharma Ali, sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan ibadah haji.
[Gambas:Video CNN] (dis/age/age)