Kepala Pelaksana BPBD Kota Tebingtinggi, Wahid Sitorus mengatakan lima kecamatan itu antara lain Kecamatan Tebingtinggi Kota ada 7.240 jiwa dan 1.448 KK.
"Kemudian Kecamatan Bajenis ada 245 rumah dan 1.988 jiwa, Kecamatan Padanghulu ada 1.540 rumah dan 5710 jiwa, Kecamatan Rambutan ada 87 rumah dan 233 jiwa, dan Kecamatan Padanghilir ada 33 rumah atau 80 jiwa," katanya Senin (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dapur umum juga sudah kita buat, bahan makanan sudah kita distribusikan ke posko pengungsi, serta posko kesehatan. Tapi warga yang mengungsi lebih cenderung memilih rumah warga yang terdekat dan masjid," jelasnya.
Banjir tak hanya merendam permukiman warga. Lintasan kereta api ikut terendam. Akibatnya perjalanan kereta api tujuan Medan-Siantar atau sebaliknya dibatalkan.
[Gambas:Video CNN]
"Benar, perjalanan kereta api tujuan Medan-Siantar dibatalkan sementara. Kami mohon maaf atas gangguan ini," kata Manager Humas PT Kereta Api (Persero) Divre I Sumut, Ilud Siregar.
"Selain itu, ada material longsor di jalur kereta api petak tepatnya di Jalan Bajalingge Tebingtinggi dengan panjang 12 meter dan kedalaman 1,5 meter," ujar Wahid.
Atas pembatalan perjalanan tersebut, PT KAI (Persero) Divre I Sumut akan mengembalikan 100 persen biaya tiket Kereta Api Siantar Ekspres. Selanjutnya langkah-langkah yang dilakukan yakni melakukan normalisasi jalur dengan menyiapkan petugas di lapangan.
"Kita akan lakukan penambahan batu balas, pengiriman kereta dan alat-alat berat," paparnya. (FNR) (fnr/wis)