Petugas Sekolah di Depok Temukan 11 Ular Kobra dalam Sebulan

CNN Indonesia | Selasa, 17/12/2019 15:38 WIB
Penjaga sebuah sekolah di kota Depok mengatakan pihaknya terus bekerja sama dengan pemadam kebakaran dan melakukan penyisiran untuk menemukan ular kobra. Ilustrasi ular kobra. (AFP/ASIT KUMAR)
Depok, CNN Indonesia -- Memasuki masa musim hujan, di sejumlah wilayah ramai diperbincangkan tentang penemuan ular-ular kobra baik anakan maupun induk. Salah satunya di wilayah Kota Depok, Jawa Barat.

Petugas Prasarana SMP IT Tunas Bangsa Insan Mandiri, Yayat mengaku telah menemukan 11 ular kobra di sekolah tempat ia bertugas dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Ular-ular itu menurut Yayat, umumnya ditemukan di tempat-tempat yang lembab dan basah seperti gorong-gorong dan tempat berwudhu. Ular yang ditemukan kebanyakan masih berukuran kecil atau anakan.


"Paling banyak anakan. Indukan dapat satu," ujar Yayat, Selasa (17/12).

Yayat menambahkan pihak sekolah mengaku resah dengan keberadaan ular-ular yang ditemukan di lingkungan sekolah. Meskipun begitu, sambungnya, kegiatan belajar mengajar tidak sampai diliburkan pihak sekolah.

Sejauh ini, kata dia, pihak sekolah terus menyisir seluruh area sekolah untuk mengantisipasi keberadaan ular yang masih tersisa.

Pihak sekolah juga telah memanggil petugas pemadam kebakaran Kota Depok untuk membantu menyelesaikan penemuan ular-ular kobra tersebut.

"Insyaallah masih dipantau terus. Sampai dapat," katanya.

Pihak sekolah juga telah mengimbau kepada seluruh murid agar terus berhati-hati dan menjauhi area-area yang rawan dengan keberadaan ular-ular tersebut.

Ia menceritakan, pada Jumat (13/12) lalu, tiga ular kobra ditemukan di area sekolah oleh salah satu guru dan seorang siswa. Sebelumnya, salah satu ular yang ditemukan bahkan telah mematuk salah satu petugas sekolah saat melakukan evakuasi.

[Gambas:Video CNN]
Diakui Yayat, kemunculan ulat kobra bukan terjadi tahun ini. Tahun sebelumnya, kata Yayat, setidaknya sebanyak 13 ular kobra juga telah ditemukan di lingkungan sekolah.

Ular-ular itu terutama muncul di saat musim penghujan antara November dan Desember.

Sementara itu saat ditemui, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, hingga kini masih mempelajari penyebab banyak ditemukannya ular kobra di wilayahnya. Pihaknya pun terus bekerjasama dengan petugas damkar dan kepolisian untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang.

"Kami sedang mengkaji faktornya itu apa bersama pihak damkar dalam hal ini yg selalu siap siaga membantu masyarakat. Dan pihak kepolisian juga," ujar Idris, Senin (16/12).

(thr/kid)