Menurut Anies, tandatangannya yang dicetak di sertifikat itu sama dengan tandatangan cetak yang banyak dipergunakan rektor bagi wisudawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena penjelasan itu, Anies membantah bahwa tandatangan itu disebut tandatangan palsu. Menurutnya itu adalah tandatangan tipe itu banyak dilakukan untuk penghargaan.
[Gambas:Video CNN]
"Cuma itu tandatangan yang dilakukan secara banyak untuk penghargaan. Dan sekarang lagi diperiksa. Nanti kita lihat dimana letak persoalannya," tegas dia.
Pasalnya, ada kelalaian fatal yang dilakukan oleh anak buahnya. Ia menyebut surat rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI soal kaitan Colosseum dengan kasus narkoba sudah diterima sejak Oktober.
"Kelakuan mereka sudah jelas ada surat bulan Oktober, kok masih diproses jadi kandidat dapat penghargaan. Harusnya diproses laporan. Ini malah dikasih penghargaan," ungkap dia.
"Itu fatal. Bagaimana sebuah tempat ada laporan bulan Oktober, bulan Desember dikasih penghargaan. Itu fatal. Maka diperiksa semuanya," tutup dia.
Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, diketahui bahwa dalam sertifikat itu terdapat tanda tangan Anies.
(ctr/arh)