Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat menyatakan perayaan ini sebagai bentuk dukungan DKI kepada setiap perayaan keagamaan di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga mendukung event-event keagamaan lain, dan ini menandakan Jakarta memang kota untuk semua. Jakarta, kota yang berkeadilan sosial," jelas dia.
Rencananya DKI bekerjasama dengan warga untuk menggelar perayaan natal tersebut. Satu dari antara kegiatan yang dilaksanakan ialah Christmas Carol di sejumlah titik wilayah ibu kota.
"Dalam melaksanakan ini, kami Pemprov DKI berkolaborasi dengan komunitas dan warga. Misalnya, Christmas Carol yang diadakan di sejumlah negara maju, di mana ada penampilan musik bertema Natal di beberapa sudut kota," ungkap dia.
Christmas Carol merupakan penampilan sejumlah komunitas dan paduan suara mahasiswa yang membawakan alunan musik bernuansa Natal. Penampilan paduan suara mahasiswa datang tak hanya dari Jakarta.
"Ada dari Tangerang dan Bandung seperti UKUiki, Bluenotes Band, Enjoyable Choir, Mission Youth for Christ Choir (UPH), dan PSM UNPAR," kata Hendra.
Kedua, warga dapat melihat Christmas Tree atau pohon natal di Thamrin 10 dan Lapangan Banteng pada 18-31 Desember 2019. Pohon Natal setinggi kurang lebih 10 meter ini dibuat dari bahan daur ulang.
[Gambas:Video CNN]
"Beberapa di antara bahannya ialah dari botol dan kain perca, mengangkat nuansa Nusantara, oleh siswa-siswi SD Tarakanita di seluruh DKI Jakarta dan jemaah gereja se-Keuskupan Agung DKI Jakarta," jelas dia.
Dengan acara ini, Hendra menyatakan Pemprov DKI Jakarta mengundang seluruh komponen masyarakat untuk ikut meramaikan semarak Natal di ruang publik Jakarta.
"Informasi mengenai pengisi dan jadwal acara akan terus diperbarui di kanal media sosial Pemprov DKI Jakarta," tutup Hendra.