Kodam Jaya Minta Personel Bantu Polri Urai Macet saat Banjir

CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 13:10 WIB
Kodam Jaya Minta Personel Bantu Polri Urai Macet saat Banjir Pangdam Jaya Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Eddy Pramono. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal Eko Margiono mengingatkan agar masyarakat yang mengendarai sepeda motor tak berteduh di terowongan saat hujan karena dapat menimbulkan kemacetan.

Diketahui, hujan deras di Jakarta pada Selasa (17/12) menimbulkan genangan di sejumlah titik hingga membuat lalu lintas macet.

"Saya juga meminta masyarakat kalau hujan jangan berteduh di terowongan, karena kalau macet panjang sampai terkunci, maka polisi akan berat mengurainya," tuturnya, dalam apel pengamanan Natal dan Tahun Baru di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/12).


Eko pun meminta anggotanya bersiaga di titik rawan banjir dan sigap membantu masyarakat yang terjebak.

"Kalau kita melihat kemacetan dan sebagainya, seluruh pasukan kalau bisa bantu silakan, kalau ada mobil mogok pun juga," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]
Di tempat yang sama, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono meminta tiap kapolres dapat menempatkan anggotanya di wilayah rawan banjir untuk menangani kemacetan.

"Kita antisipasi dengan mapping terlebih dulu titik mana yang dapat menimbulkan banjir. Apakah dalam kondisi genangan air atau banjir sehingga dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas," ujar dia.

Ia juga meminta anggota kepolisian berkoordinasi dengan TNI maupun pemerintah daerah.

"Antisipasi dengan menempatkan anggotanya, baik itu banjirnya maupun dampaknya kemacetan lalu lintas. Koordinasi yang baik dengan teman-teman dari TNI, pemda, dan masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan genangan air pada Selasa (17/12) timbul karena curah hujan tinggi yang terus menerus. Akibatnya, ada 19 titik genangan di seluruh wilayah Jakarta, yakni 4 titik di Jakarta Pusat, 3 titik di Jakara Barat, 7 titik di Jakarta Selatan, dan 5 titik di Jakarta Timur.

Salah satu genangan yang menjadi sorotan warganet adalah kawasan Senayan. Dari akun instagram TMC Polda Metro Jaya, genangan setinggi 30-40 Sentimeter merendam sejumlah kendaraan roda yang parkir di pinggir jalan Asia Afrika, tepatnya depan Plaza Senayan.

(psp/arh)