Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi menuturkan peristiwa perusakan terjadi pada Kamis (19/12) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus itu terungkap dari sebuah video berdurasi 30 detik yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seseorang yang tengah mengambil dan membawa sobekan-sobekan Al Quran di jalanan.
Sementara ini, Rudy belum bisa memastikan apakah motif pelaku dipengaruhi oleh kondisi kesehatan kejiwaan. Untuk itu, polisi juga akan melakukan pemeriksaan kondisi kejiwaan pelaku.
"Belum bisa kita simpulkan (kondisi kejiwaan), setelah hasil pemeriksaan itu, baru Kapolres (Tasikmalaya) yang akan sampaikan," kata Rudy.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat Rafani Achyar meminta masyarakat agar tidak terprovokasi atas kasus tersebut. Ia mengimbau masyarakat tidak termakan informasi yang tidak benar.
"Kalau memang pelaku waras harus segera didalami motifnya. Kalau bermaksud penghinaan atau pelecehan Al-Quran ditindak tegas," ujar Rafani. (antara/wis)