Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan hal tersebut. Namun, dia belum mau merinci.
"Kita belum dapat info secara rinci namun penangkapan itu memang dilakukan oleh Densus 88," kata Stefanus di Padang mengutip Antara, Sabtu (21/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stefanus menyebut Densus 88 masih melakukan penyidikan lebih lanjut. Terduga teroris juga belum dibawa ke Jakarta.
Selang beberapa hari terakhir, kepolisian menangkap sejumlah terduga teroris di berbagai daerah.
Pada 6-7 Desember, Densus 88 menangkap 8 terduga teroris di Jayapura, Papua. Mereka yang ditangkap terafiliasi dengan kelompok Jamaaah Ansharut Daulah atau JAD Lampung dan Medan.
"Kita mendapatkan informasi bahwa delapan terduga teroris ditangkap oleh Densus 88 di Jayapura, Papua," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Selasa (17/12).
Kemudian pada 18 Desember, Densus 88 dikabarkan menangkap seorang terduga teroris berinisial FA di Yogyakarta. Kabar tersebut diutarakan tetangga FA bernama Yuniarto yang tinggal di RT 01, RW 01, Bintaran Kulon, Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta.
"Memang sudah tertangkap tapi (penangkapan) tidak di rumah, mungkin di luar," kata Ketua RT setempat, Petrus Yuniarto, dikutip Antara, Rabu (18/12).