Polisi menangkap Pairi dan langsung melakukan tes psikologis untuk memeriksa kejiwaan pelaku.
Peristiwa bermula saat pelaku bertengkar dengan korban pada Sabtu (21/12) sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya. Pertengkaran memanas hingga membangunkan Sairoh (52) istri korban yang juga ibu kandung pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Lalan Musi Banyuasin inspektur Satu Junardi mengatakan, penyidik segera mendatangi TKP setelah mendapatkan laporan dari kepala desa setempat.
"Tersangka sudah kita amankan berikut barang bukti parang yang digunakan untuk membunuh korban. Saat ini kami tengah memeriksa tersangka dan untuk korban dibawa ke rumah sakit untuk proses visum," ujar Junardi.
Berdasarkan pemeriksaan sementara terhadap tersangka, Pairi kesal karena ayahnya tersebut sering memarahi ibunya tanpa alasan. Pada malam kejadian, pelaku tersulut emosinya hingga gelap mata membunuh ayahnya tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Namun kini pihaknya pun tengah melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku karena berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ernaldi Bahar beberapa tahun lalu.
"Dari caranya menjawab pertanyaan penyidik pelaku bertingkah laku normal dan secara sadar," katanya.
Namun, menurut warga, pelaku pernah dirawat di RSJ dua tahun lalu karena sering mengganggu warga.
"Tapi tidak lama, karena tidak dianggap gila. Kita akan memastikan lagi pelaku untuk diperiksa kejiwaannya," ujar dia.