Sebelumnya Febri mengemban peran itu sembari menjabat Kepala Biro Humas KPK. Lili mengatakan langkah tersebut dilakukan agar Febri tak lagi merangkap tugas.
"Sudah semua dibicarakan di pimpinan, bukan cari [juru bicara], tapi memang selama ini rangkap. Kan beliau [Febri Diansyah] Kepala Biro Humas jabatan struktural, jadi harus ada fungsional untuk juru bicara di pimpinan," ujar Lili saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang semuanya masih dijabat pelaksana tugas (plt)," kata Yuyuk.
"Memang di dalam struktur KPK, ada beberapa yang belum terisi dan itu yang akan dipenuhi oleh pimpinan yang sekarang. Nah itu yang berusaha dipenuhi untuk memperlancar kinerja KPK," sambungnya.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso) |
"Rekrutmen yang dilakukan KPK selama ini adalah rekrutmen Indonesia Memanggil, jadi itu dilakukan secara terbuka. Dan semua bisa mengakses lewat website dan kami juga kami biasanya beriklan di surat kabar," sambung Yuyuk lagi.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas KPK, Syamsuddin Haris memilih untuk tak merespons wacana penggantian Jubir KPK. Menurut dia, kebijakan tersebut urusan internal para pimpinan KPK.
"Saya tidak ingin menanggapi, sebab itu urusan internal [pimpinan] KPK. Ya bisa saja kalau memang pimpinan KPK menghendaki demikian, saya pikir tidak masalah, tergantung kesepakatan di antara pimpinan KPK lah," ujar Syamsuddin Haris.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)