Ia mengatakan apa yang disampaikannya merupakan pandangan saat kejadian di dalam Gereja Katolik saja.
"Pak Gubernur datang saat ibadah berjalan. Tuhan menyelenggarakan, saya tidak mengatakan kebetulan. Tuhan menyelenggarakan beliau harusnya datang 21.30 WIB ketika ibadah kedua akan mulai. Tapi beliau datang jam 20.15 WIB," kata Ignatius di Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (25/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Namun begitu, Ignatius meyakinkan bila itu bukan sesuatu masalah. Jemaat Katedral, menurut dia juga tidak merasa terganggu hanya karena Anies yang terlalu cepat datang.
"Maka beliau masuk memperkenalkan teman-temannya. Kami semua tenang-tenang saja tidak merasa ibadah Natal Katolik di Katedral terganggu. Sama sekali tidak," kata Ignatius.
[Gambas:Video CNN]
Hanya saja, Ignatius merasa sesuatu yang beda saat tokoh muslim lain datang ke Misa Natal hari ini. Tokoh Islam tersebut berasal dari Gusdurian, Caknurian, dan Cahaya Guru.
Ignatius mengatakan mereka masuk ke dalam Katedral setelah ibadah usai. Menurutnya itu entah kebetulan atau memang tidak mau mengganggu jalannya misa berlangsung.
"Tadi Pak Yudi Latief dan teman-teman datang menunggu dari Jam 9. Beliau memilih menunggu tidak masuk pada awal dan memilih menunggu. Dan pas juga.
(ryh/asa)