Akibat banjir di sejumlah titik di Jalan Tol Jakarta - Cikampek membuat kendaraan terpaksa dikeluarkan dari jalan tol baik arah Jakarta maupun Cikampek.
Seperti jalan tol arah Jakarta terpaksa dikeluarkan ke akses Cibitung. Jalan tol arah Cikampek dikeluarkan ke Bekasi Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- KM 19 A (Tambun) arah Cikampek, kendaraan dikeluarkan ke Bekasi Timur. Di jalan ini terdapat 1 lajur yang dapat dilintasi hanya untuk kendaraan besar (nongolongan 1).
- KM 9A & 9 B (Jatibening) arah Jakarta dan Cikampek. Di jalan ini, terdapat lajur 3 dan lajur 4 yang bisa dilintasi kendaraan besar dan golongan I kendaraan nonsedan.
"Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi pola perjalanan hari ini," kata Dwimawan.
Akses Menuju Bandara Soetta Terganggu
Selain di tol Japek, akses menuju Bandara Soekarno Hatta dari arah Jakarta pun terpantau terganggu. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menuturkan genangan air terjadi di beberapa ruas tol Jabodetabek, terutama tol dalam kota.
"Lalu lintas ke arah bandara lantas dialihkan ke arah Tanggerang. Kendaraan yang terlanjur berada di lokasi banjir dikeluarkan dari akses keluar Slipi Jaya," bunyi pernyataan Jasa Marga.
Selain itu, tol dalam kota KM14+600 arah Semanggi juga tergenang air hingga 1-20 sentimeter di lajur 1 dan 2 sehingga lalu lintas terpaksa dialihkan melewati Tanjung Priok.
Air hujan juga menggenang KM 01+000 Simpang Susun Cawang di lajur 1 dan di terowongan Cawang arah Jagorawi. Jasa Marga menuturkan kendaraan dialihkan ke Tanjung Priok, sementara kendaraan dari arah Halim menuju Tanjung Priok dialihkan ke Tol Dalam Kota.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, luapan Sungai Pesanggrahan menyebabkan KM 04+000 Tol Jakarta-Tanggerang arah Jakarta tergenang air setinggi 10-20 sentimeter pada lajur 2 dan 3. Lajur 1 tol tersebut masih bisa dilalui kendaraan.
Tol Jagorawi KM 03+000 arah Bogor juga ikut tergenang di lajur 1 dan 2, sementara itu lajur 3 dan 4 dapat dilalui kendaraan.
Tol Pondok Aren-Ulujami GT Cikunir 4 arah Jatiasih/Bintara ditutup lantaran genangan air mencapai 50 sentimeter imbas luapan Sungai Cakung.
'Lalu lintas dialihkan ke GT Bekasi Barat,' papar Jasa Marga.
Banjir di Jakarta dan sekitarnya terjadi akibat luapan air setelah hujan tanpa henti terjadi sejak Selasa petang pada 31 Desember 2019. Luapan air kemudian melanda sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya pada awal 2020.