"Pada fase ini semua fokus pada evakuasi penyelamatan warga. Karena curah hujan tidak dalam kendali kita, tapi penanggulangan ada dalam kendali kita. Sekarang fokus kita ke situ dulu," kata Anies saat dijumpai meninjau Tanggul di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Rabu (1/1) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi di Cipinang Melayu, sudah ada 10 lebih perahu karet kita masuk ke kampung- kampung menjemput warga yang masih di dalam. Lebih dari 100 warga masih di dalam rumahnya," ujar Anies.
Petugas mengevakuasi warga di Kemang, Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Siapkan evakuasi warga terdampak. Pastikan tempat pengungsian sudah siap. Seluruh kantor pemerintah dan sekolah harus siap menjadi tempat pengungsian," kata Anies, di Pintu Air Manggarai.
"Siapkan dapur umum, siapkan pos kesehatan dan pastikan semua tenaga kesehatan siap," ia menambahkan.
"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk turun tangan langsung, datangi kantor kelurahan terdekat, bekerja di bawah koordinasi para lurah, membantu untuk menyelamatkan warga," kata dia.
Transportasi
Anies Baswedan juga meminta pengelola transportasi publik menyiapkan rute alternatif bagi masyarakat agar dapat tetap beraktivitas normal meski banjir melanda ibu kota.
[Gambas:Video CNN]
"Pastikan kelancaran lalu lintas, pastikan mobilitas warga di jalanan tidak terganggu. Amankan semua transportasi publik. Bila ada rute kendaraan umum yg terkendala oleh banjir, segera siapkan rute alternatif," tuturnya.
Selain itu, ia juga meminta jajarannya terus memantau kelancaran lalu lintas dari insiden-insiden seperti pohon tumbang dan sambungan arus listrik pendek yang kerap terjadi di musim penghujan.
"Pastikan warga terbebas dari bahaya listrik, pohon tumbang, dan yang semacamnya," tandas dia.
(antara/arh)
Petugas mengevakuasi warga di Kemang, Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)