"Terpantau oleh kami pada pukul 6 ini masih ada perjalanan KRL yang belum normal," ujar Anne Purba dalam keterangannya di CNNIndonesia TV, Kamis (2/1).
Anne menyebut pada perlintasan Duri-Tangerang, misalnya, hingga saat ini perjalanan hanya sampai Stasiun Batu Ceper dan perjalanan kembali menuju Stasiun Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pada rute perjalanan Stasiun Bogor menuju Jatinegara perjalanan hanya sampai Stasiun Angke.
Sementara itu, pada lintasan Rangkasbitung menuju Tanah Abang, beroperasi normal namun diperkirakan terjadi antrean kereta yang lebih lama masuk di Tanah Abang. Situasi ini terjadi karena saat menuju Stasiun Tanah Abang jalur lima yang digunakan.
"Kami dari KCI dan Daop 1 berupaya cari skema agar perjalanan kereta bisa menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," tegas Anne.
Sebelumnya, BNPB memantau sedikitnya ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo memaparkan titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat 97 titik, DKI Jakarta 63 titik dan Banten 9 titik.
Di Provinsi Banten mempunyai 9 dengan rincian Kota Tangerang 3 titik dan Tangerang Selatan 6 titik. DKI Jakarta mempunyai 63 titik dengan rincian Jakarta Barat 7 titik, Jakarta Pusat 2 titik, Jakarta Selatan 39 titik, Jakarta Timur 13 titik, dan Jakarta Utara 2 titik.
Sedangkan di Jawa Barat mempunyai 97 titik banjir dengan rincian Kota Bekasi 32 titik, Kota Bekasi 53 titik dan Kabupaten Bogor 12 titik. (ain/pmg)