Hadi mengatakan, Tito meminta Pemkot Bogor, Pemkot Tangerang, Pemkot Bekasi, Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, dan Kementerian PUPR untuk berembuk setelah penanganan banjir. Instansi terkait itu harus membahas solusi banjir baik jangka menengah maupun jangka panjang.
"Kita harus adakan suatu perencanaan, baik itu jangka menengah, panjang, secara terpadu. Sehingga kita inginkan tidak ada lagi ketika ada hal-hal (banjir seperti ini), 'ini kesalahan dari kabupaten yang di atas', 'ini kiriman', dan sebagainya," kata Hadi saat ditemui di Tangerang, Kamis (2/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyiapan anggaran khususnya dalam keadaan tanggap darurat," ujar Hadi.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, sejumlah daerah di Jabodetabek dilanda banjir usai hujan deras mengguyur Ibu Kota sejak malam pergantian tahun, Selasa 31 Desember 2019. Posko banjir Jakarta mencatat jumlah pengungsi banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta mencapai angka 31.232 orang hingga Rabu (1/1) malam.
Sementara Kapusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menyebut jumlah korban terdampak banjir mencapai 62.443 ribu jiwa. Jumlah itu tersebar di 302 titik pengungsian.