"Karena ada asap [genset] masuk ke dalam rumah, meninggal suami istri dan dua orang anak," tutur Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian ketika dikonfirmasi, Jumat (3/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban memakai genset karena listrik di wilayah tempatnya tinggal sedang dipadamkan karena banjir. Namun, genset diletakkan di dalam rumah dengan pintu rumah tertutup.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Imam kembali datang ke rumah korban untuk membawakan makanan. Mesin genset saat itu dikatakan sudah mati.
Tapi ketika Imam kembali berkunjung sekitar pukul 23.30 WIB, korban bersama istri dan kedua anaknya sudah ditemukan tergeletak di atas kasur. Kondisinya, darah sudah keluar dari hidung dan badan korban memerah.
"Harusnya [genset] di luar. Kan asapnya biar keluar," ujar Arie.
(fey/arh)