"Di antaranya (Natuna). Banyak yang kita bahas," kata Prabowo di Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (3/1).
Prabowo mengatakan Indonesia harus menyelesaikan polemik di Natuna. Dia yakin ada solusi terbaik atas polemik tersebut, sebab Indonesia dan China merupakan dua negara yang bersahabat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku tak ada penambahan pasukan di Natuna sampai saat ini.
"Kita cool saja (soal investasi), kita santai kok ya," kata Prabowo.
[Gambas:Video CNN]
Diketahui Indonesia telah melayangkan nota protes kepada China terkait kapal Coast Guard mereka memasuki perairan Natuna, Kepulauan Riau. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan telah memanggil Duta Besar China di Jakarta untuk menyampaikan protes tersebut.
"Kemlu telah memanggil Dubes Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Jakarta dan menyampaikan protes keras terhadap kejadian tersebut. Nota diplomatik protes juga telah disampaikan," kata Kemlu dalam rilis di web resmi kemlu.go.id, Senin (30/12).
Berdasarkan rilis dari Puspen TNI, alat utama sistem senjata (Alutsista) yang sudah disiapkan yaitu 3 KRI, 1 pesawat intai maritim, dan 1 pesawat Boeing TNI AU. Sedangkan dua KRI masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Natuna hari ini.
Pun demikian dengan Bakamla yang juga sudah menambah kekuatan ke Natuna dalam menghadapi situasi tersebut. (aud/osc)