"Kita baru masuk gigi satu. Setelah ini kita masuk gigi dua dan gas pol," kata Gibran di hadapan ratusan relawan saat acara Rembug Relawan Kagege (Kancane Gibran Gess) Guyub Rukun Rapatkan Barisan Untuk Mas Gibran di Hotel Harris, Solo, Jawa Tengah, Minggu (5/1).
Pada kesempatan itu, Gibran mengapresiasi kerja relawan yang telah mendongkrak popularitasnya dalam survei internal. Agenda blusukan yang rutin ia lakukan setiap hari pun tak lepas dari kontribusi para relawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak menerjuni dunia politik pertengahan 2019 lalu, Gibran dituding menjadi bagian dari politik dinasti bapaknya. Statusnya sebagai pengusaha juga tak jarang menjadi sasaran tembak lawan-lawan politik.
"Kalau mau politik dinasti saya tidak perlu susah-susah blusukan. Saya juga sering dibilang masuk politik untuk cari proyek karena saya pengusaha. Tolong itu saya dibantu diluruskan," katanya.
Gibran sendiri pada Kamis (2/1) malam mengaku siap mendukung siapapun yang diusung PDIP jika dirinya gagal maju jadi calon Wali Kota Solo dalam Pilkada mendatang.
"Kan sudah pegang KTA (Kartu Tanda Anggota). Harus komitmen ke partai," kata Gibran.
[Gambas:Video CNN]
Sebanyak 35 tergabung dalam relawan Kagege ditambah 10 dari simpul relawan lain. Mantan aktivis Jokowi Center itu mengaku sulit memastikan jumlah relawan Gibran yang bergabung di simpul-simpul itu. (syd/kid)