Hal itu diungkapkannya saat mengunjungi Mabes Polri, Senin (6/1) siang. Firli saat itu turut didampangi empat komisioner KPK lainnya, yaitu Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Lili Pintauli Siregar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terjadi di dekat kediamannya di Jakarta pada April 2017. Beragam tim sudah dibentuk untuk menyelidikinya, berbagai janji dilontarkan Jokowi dan Polri untuk mengungkap kasus itu.
Jelang akhir tahun 2019 atau 2,5 tahun pasca-kejadian, polisi mengaku menangkap dua tersangka penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan. Keduanya merupakan Polri aktif berinisial RM dan RB.
"Pokoknya anggota Polri yang kami amankan. Sedang kami periksa. Jadi masih belum bisa kami sampaikan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (27/12).
Ia mengklaim dua pelaku ini ditangkap, bukan menyerahkan diri, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Saat ini, Novel Baswedan telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai korban dalam kasus tersebut.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian