"Tidak ada yang cedera sama sekali, semuanya selamat," kata Doni dalam video yang diposting BNPB dalam akun twitternya, Selasa (7/1).
Doni mengatakan dirinya bersyukur masih diberi keselamatan usai kecelakaan tersebut. Dia juga mengapresiasi pilot yang terus berusaha mengendalikan helikopter di tengah cuaca buruk sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini pilot dan pesawat masih di Sangihe untuk penanganan lebih lanjut," ujar Doni.
Saat itu helikopter tengah lepas landas di Lapangan Gesit, Kelurahan Sawangbendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Doni ketika itu baru selesai memberikan sambutan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sangihe.
Helikopter dipiloti Kapten Cpn Faris Affandi dan Co-pilot Lettu Cpn Erika. Mereka akan menerbangkan Doni cs ke Siau, Kabupaten Sitaro.
Namun saat hendak lepas landas, helikopter tersebut kehilangan tenaga dan hanya terbang rendah setinggi kira-kira 5 meter. Helikopter berusaha terbang dengan bagian ujung sayap kiri tersangkut di bagian depan mobil dinas Palaksana Lanal Tahuna Letkol Laut (P) Christian.
Diduga insiden gagal terbang itu diakibatkan cuaca yang tiba-tiba berubah. Saat kejadian terjadi angin kencang yang menyebabkan helikopter kehilangan tenaga dan daya angkat.
[Gambas:Video CNN] (osc/pmg)