"Hari ini, titik pengungsian tinggal tujuh dan masih ada 697 orang yang berada di tempat pengungsian," kata Anies di Jakarta, Selasa (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi perlu saya sampaikan bahwa ada, tapi bukan seperti pengungsian kalau gempa bumi, bencana longsor, di mana mereka tidak bisa ke mana-mana. Ini lebih seperti tempat istirahat, posko istirahat," lanjut dia.
Sejumlah warga terdampak banjir yang terjadi di Bina Warga, Rawajati, terlihat mengungsi di posko pengungsian terdekat, Jakarta, Rabu, 1 Januari 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
"Artinya hampir merata di seluruh wilayah Indonesia. Namun, intensitas yang tinggi dengan probabilitas 90 persen pada tanggal 8 Januari diprediksi dapat terjadi di Banten bagian barat," ujarnya.
Dengan prediksi itu, Dwikorita mengatakan Banten juga harus tetap waspada, bukan hanya Jakarta. Kemudian juga di Jawa Tengah bagian tengah dan barat, Gorontalo yang intensitasnya bisa mencapai 50-100 milimeter di tanggal 8-9 Januari.
"Nah, untuk tanggal 9-10 intensitas tinggi dengan probabilitas 90 persen lebih diprediksi terjadi di wilayah Jawa Barat, terutama bagian tengah dan barat. Jadi meluas. Tadinya hanya di Banten barat, itu 8-10. Jadi mohon tetap diwaspadai," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)
