Didampingi kuasa hukum dari Elza Syarief Law Office, Siwi membuat laporan ke kepolisian pada 28 Desember 2019. Namun ia baru mengumumkannya sekarang karena jadwal penerbangan yang padat.
"Kita sudah laporkan kepolisian yang mana nanti akan terbongkar informasi itu, siapa yang buat cerita ngarang ini, dan siapa akun ini. Saya enggak tahu juga, biar polisi saja," kata pengacara Elza Syarief di kantornya di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Di kesempatan yang sama, Siwi menyampaikan merasa tidak nyaman dengan cuitan akun tersebut. Ia menilai cuitan itu tidak benar dan hanya merendahkan dirinya yang bekerja secara profesional.
"Semua pemberitaan dari akun @digeembok itu tidak benar dan saya merasa benar-benar harga diri saya dicoreng dan privasi saya untuk berada di pekerjaan," ucap Siwi sambil menahan air mata.
Nama Siwi Widi muncul dalam beberapa utas yang dibuat @digeeembok. Siwi dituduh sebagai gundik atau wanita simpanan mantan Direktur Human Capital PT Garuda Indonesia Heri Akhyar. Akun itu menuding Siwi menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi, seperti membeli mobil mewah dan operasi plastik.
Akun @digeeembok sebelumnya juga sudah dilaporkan ke polisi terkait utas yang sama. Polres Bandara Soekarno Hatta menerima laporan yang dibuat oleh Vice President (VP) Cabin Crew Garuda Indonesia, Roni Eka Mirsa terhadap akun twitter @digeeembok pada 11 Desember 2019. (dhf/osc)