Pantauan CNNIndonesia.com, Teddy menjalani pemeriksaan sekitar empat jam. Kali ini dia mengaku ditanyai seputar riwayat sakit sang istri. Salah satunya mengenai obat-obatan yang dikonsumsi Lina.
"Banyak yang diajukan, ada yang soal obat yang dikonsumsi oleh bu Lina, kesehariannya bagaimana. Baru beberapa pertanyaan simpel," kata Teddy ditemui di halaman Mapolrestabes Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Obat-obatan itu buat asam lambung. Untuk itemnya ada banyak. Ada yang dikemut, sirup dan ada juga yang bentuk kapsul. Jumlahnya kurang lebih 6-7 item," ucapnya.
"Bu Lina dibekam itu pas tanggal 31, saat kita liburan ke Garut. Ya sekitaran tanggal 31-nya. Tapi memang dari dulu almarhumah memang sering dibekam dan itu bikin sehat. Dia sendiri yang bawa alat bekamnya," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Teddy pun menampik jika bekas bekam di tubuh Lina dianggap sebagai luka memar. "Kita lihat saja hasil forensik dan keterangan dokter, jangan dilihat dari bekas bekamnya," katanya.
Teddy mengaku siap untuk dimintai keterangan oleh penyidik jika pihak kepolisian belum cukup untuk menggali penyebab kematian Lina. Adapun pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
"Sepertinya besok akan ada pemeriksaan lagi. Mungkin besok siang, setelah saya mengurus anak," kata dia. (hyg/ain)